Kalau Kamu Korupsi, Ayah Bisa Apa Nak?

Korupsi tampaknya menjadi terbiasa didengar oleh telinga Ayah, Ibu, Bahkan Anak di rumah. Apalagi malah menjadi dagelan “tertabrak tiang listrik” segala. “Korupsi itu apa yah?” Ketika anak bertanya, Ayah pun terpaksa menjelaskan perilaku tak baik itu, “Pencuri nak, mencuri uang yang bukan haknya.” Perasaan hati saja dibikin campur aduk oleh kasus korupsi belakangan ini.

Continue reading “Kalau Kamu Korupsi, Ayah Bisa Apa Nak?”

Secangkir Teh Manis Pengingat Rindu Tentang Bapak

Setiap hari kerja pada pukul 4.30 sore, ibuku selalu siap dengan secangkir teh manis panas, ritual menyambut Bapak pulang kerja. Ibu sudah menakar dengan pas panasnya, sehingga ketika Bapak sampai di rumah, teh tersebut siap diseruput tanpa membuat bibir jebleh kepanasan.

Foto : Rima Maimunah

Bertahun-tahun ritual ini dilakukan oleh ibu. Aku kadang ikut menyambut siap-siap di pintu untuk membuka sepatu beliau, pantofel hitam dengan kaos kaki hitam atau coklatnya. Setiap hari pembayaran gaji, Bapak selalu membawakan kami es grim, tanda bahwa beliau sudah gajian pada hari itu. Jadi bisa dipastikan, aku bisa menikmati es grim ya sebulan sekali, bahagianya bukan kepalang 😂.

Ini memang bukan cangkir yang sama yang selalu dipakai ibuku untuk menyajikan teh untuk Bapak, dan ini juga bukan es grim yang sama yang dibelikan Bapak untuk kami menyantap bersama di rumah. Tetapi ini adalah perwakilan hatiku, perwakilan rindu, pengingat bahwa ada berbagai kebiasaan Bapak yang aku takut lupa karena seiring berjalannya waktu. Aku berupaya menjaga ingatanku tentang Bapak.

Baca juga : 10 Cara Mudah Menjadi Orang Tua Hebat

Bapak memang tidak sempat hadir di wisudaku, hanya ibuku dan adiknya, tetapi beliau adalah orang pertama yang mengantarkanku ke kampus tempatku menempuh pendidikan.

Bapak memang tidak sempat merasakan gaji pertamaku, tetapi dari beliau aku meniru kesungguhan dan kejujuran bekerjanya. Bapak memang tidak sempat menjabat tangan calon suamiku untuk mengucap ijab (yang diwakilkan pamanku satu-satunya yang masih ada, terimakasih paman ), tetapi nama Bapak tersebut di belakang namaku Rima Maimunah binti Suriyan Makkie).

Bapak memang tidak lagi hadir secara fisik, tapi hatinya, semangatnya, hangatnya selalu ada bersamaku, sampai kapanpun, selamanya.

Alfatihah.
Suriyan Makkie bin M.Makkie 😌👨👧🌻🌹

Ditulis oleh Rima Maimunah

Ada begitu banyak kenangan tentang Bapak atau Ayah dari anak-anaknya. Apalagi ketika Bapak sudah tiada. Hasil didikannya dan kerja keras Bapak dapat membimbing kita untuk melakukan banyak hal baik di dunia ini.

Bapak memberikan semua ketulusan dan menjaga hati anaknya untuk tetap kuat meski tanpa dirinya ada di samping anak-anaknya. Begitulah, akhirnya ketulusan Bapak berbalas kasih sang anak yang menyayangi Bapak tanpa koma hingga tutup usia. Terima kasih Bapak untuk semua cinta dan sayang tak terbatas.

Selamat Hari Ayah Nasional, 12 November 2017.

Kado Ulang Tahun yang Membuat Istri Makin Cinta Kepada Ayah

Aduh, istri merayakan ulang tahun besok nih. Kasih kado apa ya? Seorang ayah seringkali bingung akan memberikan hadiah apa untuk ulang tahun istri tercintanya. Sangkin puyengnya memikirkan hadiah ulang tahun, malah enggak memberi kado. Plis deh ayah, katanya cinta, tetapi jarang memberi kado ultah atau malah pura-pura lupa lagi sama hari lahir istri sendiri.

Kado ulang tahun tampaknya bisa menjadi PE ER besar buat ayah, menemukan hadiah ulang tahun yang tepat bagi istri menjadi begitu sulit. Belum lagi memikirkan, cukup enggak ya uang buat memberi kado ke istri.

Ayah tahu enggak sih, kado buat istri itu enggak selalu harus mahal. Hadiah apapun yang diberikan kepada istri akan membuat mereka senang. Apalagi kalau bisa memberikan hadiah unik dan personal buat pasangan anda adalah cara terbaik untuk membuat istri cantik merasa istimewa.

Masih pusing dengan kado ultah yang tepat untuk hadiah ultah istri anda, berikut ini adalah 11 ide hadiah ulang tahun terbaik untuk istri Anda!

Perhiasan

pixabay

Ah!  Langsung ke kado ulang tahun yang paling diharapkan istri. Perhiasan. Perhiasan dapat dipakai untuk mempercantik dan menambah gaya istri anda. Perhiasan berupa cincin, gelang, kalung, istri pasti senang sekali menerima kado ultah ini. JIka tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli perhiasan, jangan khawatir, masih ada ide kado ultah lainnya untuk istri anda.

Membeli Barang Langka dan Berharga

Jika Anda benar-benar menginginkan hadiah Anda unik, carilah barang-barang langka dan berharga seperti barang antik dan karya seni. Kalau istri suka lukisan, ya belilah lukisan yang indah untuk mereka. Enggak perlu mahal kok, sekarang ini sudah banyak yang bisa membuat lukisan yang dijual dengan harga relative murah.

Baca juga : Hai Ayah dan Bunda, Inilah 10 Cara Mudah Menjadi Orang Tua Hebat

Kalau istri anda suka membaca mungkin bisa memberinya buku favorit yang sangat diharapkannya, misalnya Novel Langka yang belum dimiliki dan diimpikan ingin dibaca oleh istri. Hadiah barang langka dan berharga mungkin mahal, tetapi sangat berharga untuk dimiliki oleh istri anda.

Berjalan Bersama Menyusuri Jalan Kenangan

pixabay

Ultah adalah hari yang istimewa. Apabila Anda berdua tinggal di kota tempat dia dibesarkan bisa juga mengajak istri jalan-jalan ke tempat yang begitu di kenangnya, misalnya nostalgia ke sekolahnya, tempat nongkrongnya, mendatangi rumah orang tuanya, dll.

Biar jalan-jalan penuh kenangan semakin romantis, ayah bisa juga mengajak ke tempat anda pertama kali bertemu dengannya dan bercerita begitu bahagianya anda mengenalnya saat itu. Ajaklah istri anda berjalanlah menyusuri jalan penuh kenangan itu, istri anda akan senang sekali mengingat banyak hal berharga dalam hidupnya.

Kejutan pesta ulang tahun

pixabay

Pesta kejutan ulang tahun! Hadiah ini menjadi kado terfavorit sepanjang masa. Kasih istri kejutan dengan membuat pesta Bersama teman-teman, dan pastikan semuanya dengan terencana, dari dekorasi hingga makanan.

Jika Ayah memiliki uang yang cukup, buatlah kejutan ultah di restoran dan teleponlah semua kerabat dan teman istri anda. Jika istri anda tidak suka hadiah yang mewah, buat saja perayaan kecil di rumah bersama anggota keluarga. Kado ini akan menjadi kejutan yang sangat menyenangkan yang tidak akan dilupakan selama bertahun-tahun.

Buat Kado Kreatif dong Ayah!

Hari ulang tahun menjadi kesempatan Ayah untuk menunjukkan sisi kreatif anda dan percayalah bahwa istri akan menyukainya! Buat sesuatu yang istimewa untuknya. Ayah bisa membuat kolase gambar yang mewakili perjalanan selama hidup bersamanya.

Ayah juga bisa membuat kata romantis dengan menuliskan surat cinta kepadanya. Ah romantisnya. Tuangkan perasaan hati Anda dan tuliskan semua yang Anda ingin dia ketahui selama hidup bersamanya.

Untuk ayah blogger, anda bisa juga membuat hadiah ulang tahun dengan menuliskan perasaan dengan blog anda. Seperti tulisan ini 32 tahunmu dalam 6 Tahun Pernikahan Kita”. Pemberian hadiah kreatif, sederhana dan personal menjadi hadiah yang sempurna untuk perempuan tercantik yang anda miliki.

Gadget

Nah, hadiah paling mudah dibeli ya gadget. Bukan Ayah doang loh yang suka gadget. Istri akan senang sekali kalau gadget-nya diganti dengan barang yang baru. Tahu sendiri kan, handphone enggak bisa dijauhkan dalam kehidupan perempuan zaman sekarang. Dari ponsel, laptop, atau Kamara mirrorlessbisa menjadi pilihan Ayah untuk membelikan hadia untuk istri tercinta.

Liburan romantis

Hadiah ini cocok sekali diberikan kalau anda jarang sekali membawanya berlibur. Ayah bisa membawa istri ke tempat yang selalu ingin dia kunjungi. Tidak ada yang bisa membuatnya lebih bahagia daripada liburan romantis ke tempat yang dicintainya. Beri istri waktu dan perhatian! Karena memang itulah yang dia inginkan. Luangkan beberapa hari libur, tinggalkan semua masalah Anda, dan nikmati waktu berkualitas dengan pasangan Anda.

Memasak untuknya

Kan enggak bisa memasak? Halo Ayah kan bisa dicoba memasak untuk istri. Walaupun belum pernah memasak, ya coba dong! Memasak tidak terlalu sulit seperti yang Ayah kira. Cari resep sederhana di buku masak atau di internet. Jika Anda ingin lebih istimewa dan berkesan, belajarlah membuat makanan yang disukainya. Ayah bisa belajar dari dari teman atau saudara. Memasak adalah hal sederhana, namun sangat berarti untuk menunjukkan begitu anda mencintai istri anda.

Hadiah Barang Pribadi

Memberikan barang pribadi adalah salah satu cara terbaik untuk mengatakan kepadanya bahwa Anda mencintainya. Hadiah barang pribadi ini tak perlu mahal ayah, anda bisa memberikan Mug, baju, bingkai foto, perhiasan, dan sarung bantal. Barang-barang itu bisa dibuat dengan desain menarik dan buatlah nama istri di barang tersebut. Yakinlah, istri anda akan senang sekali!

Makan malam romantis

pixabay

Jika Anda tidak bisa memikirkan ide unik untuk mengejutkan istri Anda pada hari istimewanya, buatlah acara makan malam romantis. Berdua saja, anak titipkan sebentar pada saudara atau orang tua anda. Makan malam romantis adalah pilihan yahud untuk meningkatkan perasaan cinta.

Buatlah makan romantis di restoran favoritnya, tulis pesan yang disukainya, katakan padanya betapa cantiknya dia dan betapa Anda mencintainya! Jangan ragu loh menyantakan cinta sama istri, ingat dia akan menjadi pasangan terbaik dalam hidup seorang ayah.

Belanja!

Nah, kalau sudah kehabisan ide dan enggak bisa melakukan atau memberikan kado seperti penjelasan sebelumnya. Ya ajak saja istri berbelanja. Kebanyakan perempuan suka sekali diajak belanja. Bawa istri Anda ke toko favoritnya dan biarkan dia membeli barang favoritnya.

Jika dia bertanya kepada ayah, apakah gaun itu terlihat bagus atau tas tangan mana yang harus dia jalani, bantulah dia memutuskan. Istri sangat senang kalau ayah membantunya memilih barang yang akan dibeli.

Jangan pelit dong Ayah, masa mengajak belanja sekali-kali saja enggak mau sih. Ulang tahun adalah harinya, buat istri berbahagia dengan cara berbelanja.

 

Bahaya Merokok Bagi Anak dan Penyakit yang Mengikutinya

Perokok memiliki risiko tinggi terhadap kematian, bahkan sebanyak 20% penyakit jantung dikarenakan kebiasaan merokok. Meski berdampak begitu buruk bagi kesehatan, nyatanya jumlah perokok semakin meningkat. 90% dari semua perokok dewasa memulai saat mereka masih kecil. Masih kecil kok sudah merokok? Hayo tanyakan kepada anak anda, sudah pernah pernah merokok atau belum?

Ada banyak alasan anak-anak terutama diusia remaja mulai merokok, antara lain, karena :

  • Teman-teman mereka merokok.
  • Mereka mengira merokok adalah hal yang harus dilakukan supaya terlihat ‘dewasa’.
  • Iklan rokok yang bejibun. Anak-anak melihatnya dari film, majalah, TV, olahraga dan poster yang menunjukkan bahwa rokok itu keren, seksi, cerdas, tangguh dan macho.

Sedangkan bagi yang sudah tergantung pada rokok, akan mengatakan kalau merokok membuat konsentrasi pada pekerjaan, merasa tenang saat mendapat tekanan, dan merasa lebih rileks. Para perokok sudah tak peduli lagi kalau sudah kecanduan. Apakah mereka mengetahui bahayanya? Ya tentu tahulah, informasi bahaya merokok itu kan sudah dinformasikan dimana-mana.  Tetapi oh tetapi nikotin sebagai biang kecanduan itu dianggap hal lumrah masuk ke dalam tubuh.

Baca Yuk Ayah : Orang Meninggal Itu Jadi Hantu ya Yah? : Cara Anak Memahami Kematian

Tahukah anda, Ada lebih dari 57% pria dilaporkan menjadi perokok di Indonesia pada tahun 2013 dan diantaranya 42% remaja berusia 13 sampai 15 tahun. Diperkirakan lebih dari 216.000 orang meninggal karena penyakit yang terkait dengan penggunaan tembakau di Indonesia setiap tahun. Penyakit apakah itu? Ya penyakit jantung dan masalah pernafasan seperti kanker paru-paru.

Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dr Lily Sulistyowati menyatakan dalam wawancaranya dengan CNN bahwa tingkat perokok usia kurang dari 18 tahun meningkat dari 7,2% menjadi 8,8%, sehingga kalau dihitung dari 261 juta jiwa penduduk Indonesia, berarti jutaan pemuda menjadi perokok setia hingga hari ini.

Faktanya Nikotin Begitu Berbahaya

Salah satu alasan begitu bahayanya rokok adalah mengandung bahan kimia nikotin. Seseorang dapat menjadi pecandu nikotin dan tingkat pengaruhnya menyebab kecanduan sangat tinggi dan sangat sulit dihentikan. Kalau kata pepatah peroko, “rasanya ada yang kurang kalau tidak merokok.”

Padahal, merokok dapat membahayakan tubuh dan menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, emfisema (kerusakan jaringan paru-paru), dan banyak jenis kanker (seperti kanker paru-paru), tenggorokan, dan kandung kemih.  Faktanya merokok adalah salah satu penyebab utama kematian

Selain dari segi penyakit dalam tubuh, perokok ternyata mengalami stres yang lebih parah dibandingkan orang yang tidak merokok. Katanya merokok membuat lebih rileks? Itu hanya ilusi belaka. Kandungan nikotin jutru perokok mudah cemas. Kecanduan nikotin itu sendiri yang membuat para perokok itu bisa mengurangi stres. Padahal sebaliknya, tingkat stresnya semakin tinggi.

Ayah, Ingatkan Anak Anda Jangan Pernah Mencoba untuk Merokok

Anak usia remaja yang sedang galau-galaunya menghadapi hidup akan mencoba banyak hal, rokok termasuk salah satu benda yang sering dicoba.  Ayolah wahai ayah, anda juga pernah remaja kan. Bersyukurlah bagi para ayah yang tidak pernah merokok pada usia remajanya.

Ajak anak anda berbicara dan beri pengertian bahwa merokok itu buruk bagi tubuh. Kalau anak sudah kadung merokok, ya dorong mereka untuk menghentikan merokok secepatnya. Jangan memarahi anak, karena mereka akan terus mengulanginya.

Berikan aturan yang tegas untuk melarang merokok di rumah mau pun ketika berada di mana saja. Katakan pada anak, bahwa orang tua percaya kalau anak tidak akan merokok, meski tidak terpantau ayah dan ibunya.

Bicarakan dengan anak bahwa merokok membuat kerugian langsung, seperti menghabiskan uang untuk membeli barang tidak berguna, mengakibatkan sesak napas, bau mulut, gigi kuning, dan pakaian bau. Jangan biarkan anak membawa rokok ke rumah, apalagi membelinya dari uang orang tua.

Bagaimanapun merokok seperti menabung racun dalam tubuh. Menghisap perlahan dan semakin menumpuk tahun demi tahun. Katakana pada anak sesering mungkin, bahwa dampak merokok sangat bebahaya bagi diri sendiri dan orang sekitarnya.

sumber bacaan:

http://kidshealth.org

http://www.cyh.com

http://edition.cnn.com

Orang Meninggal Itu Jadi Hantu ya Yah? : Cara Anak Memahami Kematian

Anak saya mulai mengetahui tentang kematian sebelum usianya 5 tahun, waktu nenek buyut dari ibunya meninggal dunia. Cuma ya, ia belum mengerti bagaimana sih sebenarnya kematian. Tentang kematian juga didapat dari temannya. Ia menceritakan kalau teman mainnya yang sering datang ke rumah merupakan anak yatim. Ayahnya sudah meninggal, sudah lama sekali.

Anak saya membicarakan tentang ayah temannya yang telah meninggal beberapa kali, mungkin dia penasaran apa tentang kematian tersebut.

Arden : Yah katanya, ayah si Antonio (Nama disamarkan) udah lama meninggal.
Ayah : Oh, anak yatim dong ya. 
Arden : Iya yah… Yah kalo orang meninggal nanti jadi hantu ya Yah.
Ayah : Jadi mayat Ade, dikuburin…
Arden : Oooo, abis itu jadi hantu?
Ayah : Enggak. ya dikuburan aja selamanya. 
Arden : Oh jadi enggak betul dong ya yah, ayah si Antonio jadi hantu?
Ayah : Waduh. Yah enggaklah.
Arden : Kasihan juga ya yah, kalo jadi anak hantu.

Kematian sering menjadi topik sulit sekali disampaikan kepada anak. Banyak orang tua tidak tahu bagaimana menjelaskan kematian pada anak mereka. Menemukan kata-kata yang tepat dan jawaban yang benar untuk semua pertanyaan yang dimiliki anak tentang kematian bukanlah tugas yang mudah bagi orang tua.

Lalu, Orang tua bisa jadi belum mengetahui bagaimana sebenarnya perasaan anaknya ketika ada anggota keluarga yang meninggal atau seperti kasus anak saya yang belum mengerti tentang kematian ayah temannya. Padahal, seperti orang dewasa, anak juga harus menghadapi masa kehilangan dari orang yang telah meninggal. Anak mungkin bertanya-tanya kemana nenek, ayah, ibu, atau saudaranya setelah meninggal dunia. Kok enggak pernah lagi ikut berkumpul Bersama lagi?

Menurut seorang pemerhati anak, Matthew Lorber, direktur utama Child and Adolescent Psychiatry di Lenox Hill Hospital di New York City, anak-anak sangat tanggap merespon kejadian yang dialaminya. Ketika melihat ada orang meninggal, mereka akan menciptakan sebuah cerita dalam pikiran mereka sendiri dan membayangkan tentang peristiwa kematian. Ya seperti percakapan di atas itu contohnya, anak saya membayangkan orang yang meninggal akan menjadi hantu.

Pernyataan Lorber diamini oleh Emily Touchstone dari Universitas Texas di Dallas, anak-anak menghadapi kesedihan yang tidak sama dengan orang dewasa. Bahkan, banyak orang dewasa percaya bahwa anak-anak terlalu muda untuk memahami betapa menyedihkannya kematian itu. Sehingga, tidak pernah menjelaskan kepada anak, padahal mereka bertanya-tanya kenapa orang yang telah meninggal tak pernah kembali lagi ke rumah.

Anak-anak mengalami kesedihan ditinggalkan orang yang dicintainya

Seperti orang dewasa, anak-anak mengalami kesedihan karena kehilangan orang yang dicintai. Anak mengetahui terjadinya kematian, namun tidak sebaik orang dewasa. Jelaskan kepada anak tentang  kematian yang sesungguhnya. Jangan menggunakan kata pengganti seperti ‘tidur yang lama’ atau ‘pergi jauh’, karena bisa membingungkan anak-anak. Jangan sampai anak bertanya, “Kenapa tidur  kok enggak bangun-bangun? Ibu kenapa?” Jreng, lalu tiba-tiba ibu ada disampingnya. Kan horor ya.

Baca juga : 4 Tips Agar Anak Bisa Mengelola Emosi Mereka

Ceritakanlah penyebab kematian, seperti penyakit, kecelakaan, atau meninggal mendadak. Katakan yang sebenarnya. Orang tua bisa menjelaskan sesederhana mungkin. Misalnya manusia mengalami siklus alami, dilahirkan, hidup menjadi anak-anak, masa remaja, berubah dewasa, mengalami masa tua, selanjutnya terjadi kematian. Anak akan memahami secara perlahan tentang peristiwa kematian. Coba terangkanlah.

Jelaskan orang dewasa merasakan duka 

Jika salah satu orang dalam keluarga meninggal dunia, jelaskan kepada anak-anak dan bantu mereka memahami kalau anggota keluarga mengalami masa duka. Semuanya sedang mangalami kesedihan. Misalnya, Kakek sedih karena nenek sebagai kekasih hatinya sudah meninggal. Ayah menangis karena ditinggalkan ibu.

Anak-anak biasanya merasa kehilangan, namun belum begitu baik dalam dalam memahami kematian. Anak akan memperhatikan apa yang terjadi pada orang dewasa ketika ada anggota keluarga yang meninggal. Berbicara dengan anak-anak segera dan memastikan bahwa orang tua mengalami duka yang sama seperti apa yang dirasakan oleh mereka.

Membahas Kematian dengan Anak-anak

Orang tua harus membicarakannya tentang terjadinya kematian dengan anak-anak. Kematian telah terjadi dan anak harus siap ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai. Suasana kesedihan di rumah dapat mempengaruhi sikap anak, karena suasana menjadi tidak menyenangkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk menjelaskan kepada anak-anak apa yang sedang terjadi dan mengapa mereka sedih dan semua orang menjadi sangat murung.

Orangtua harus menjelaskannya dengan kata-kata yang bisa dimengerti anak-anak mereka dan lebih sederhana. Orangtua harus memberi tahu anak mereka fakta dan biarkan mereka bertanya tentang kondisi orang yang meninggal, hingga mereka dapat memahaminya.

Kristin Zolten, M.A. & Nicholas Long, Ph.D., dari Department of Pediatrics, University of Arkansas, menjelaskan bahwa Pemahaman anak tentang kematian bergantung pada tingkat perkembangan mereka.

Usia 2-6 tahun. Anak-anak berusia antara dua dan enam tahun biasanya tidak mengerti tentang terjadinya kematian. Bagi mereka, kematian adalah sesuatu yang bersifat sementara. Banyak anak usia 2-6 tahun mungkin tampak tidak terpengaruh oleh kematian orang yang dicintai. Mereka mungkin percaya bahwa orang yang meninggal akan kembali lagi. Orang tua harus menjelaskan kepada mereka kalau yang meninggal tidak akan kembali ke rumah.

Usia 6-9 tahun. Sekitar usia 6 tahun, kebanyakan anak mulai mengerti bahwa kematian akan mengakhir masa hidup manusia di dunia. Meski pemahaman tersebut belum lengkap. Misalnya, anak-anak seusia ini mungkin merasa kematian sebagai sesuatu yang hanya terjadi pada orang tua atau orang lain. Mereka bisa saja mengira kalau anak-anak tidak akan meninggal. Anak-anak mungkin tidak dapat menerima kenyataan bahwa kematian terjadi pada semua orang.

Usia 9-12 tahun. Beberapa anak di kelompok usia ini mulai memahami kabar yang diberikan orang dewasa tentang kematian. Orangtua harus menjelaskan kalau ada orang terdekat mereka yang telah meninggal.

Masa remaja. Mereka biasanya menyadari kejadian kematian. Meskipun, mereka memiliki pemahaman ini, mereka masih membutuhkan penjelasan dari orang tua dan orang yang dicintai. Orang tua jangan menyembunyikan kematian karena membuat mereka merasa bingung apa sebenarnya yang terjadi.

Masa kesedihan dialami semua orang ketika menghadapi kejadian kematian. Anak-anak pun merasakan hal yang sama seperti orang dewasa. Biarkan anak-anak merasa sedih, karena kehilangan orang yang dicintai. Orang tua harus mendampingi anak-anak mereka selama masa berkabung. Orang tua juga tidak menyembunyikan kesedihan orang tua. Pada masa yang menyedihkan, anak-anak perlu mengetahui bahwa orang tua mereka peduli terhadap mereka.

 

Ayah blogger membaca sumbernya dari website di bawah ini.

http://www.parenting.com

https://www.handinhandparenting.org

http://parenting-ed.org

6 Sikap Sopan yang Dapat Diajarkan Kepada Anak

Sebagai Ayah dan ibu, kita harus mengajari anak-anak kita untuk mengatakan “tolong” dan “terima kasih,” untuk menunjukkan cara bersikap sopan kepada orang lain. Belajar sopan santun akan membantu anak-anak berlaku hormat dan menjaga perasaan orang lain. Mereka bukan hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, perilaku sopan tersebut akan membuat anak-anak terus membawa sikap tersebut seumur hidup dengan keluarga, teman dan rekan kerja. Selain mengucapkan tolong dan terima kasih, ada beberapa hal lain yang dapat anda ajarkan kepada anak anda.

Ajarkan anak berdiri untuk menunjukkan rasa hormat

Ketika ada orang yang datang, sedangkan anak anda sedang asyik bermain sambil duduk. Maka, ajarilah mereka segera berdiri. Sikap berdiri tersebut untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain yang menghampiri kita. Ingatkan anak untuk berdiri ketika berhadapan dengan orang dewasa. Ayah dan bunda harus mencontohkannya, agar mereka mengerti bagaimana melakukannya.

pixabay

Menghormati orang lain yang berjalan di trotoar

Pernah enggak mengalami kondisi ketika anda berjalan di trotoar, tetapi anak-anak hirau dengan keberadaan anda sebagai pejalan kaki? Anak-anak harud diajarkan kalau trotoar milik Bersama sesama pejalan kaki. Ingatkan mereka jangan menghalangi orang lain yang berjalan di belakangnya. Hal ini mungkin tampak sepele, tetapi ketahuilah perilaku ini mampu menuntun anda untuk menghormati orang lain di ruang publik. Rasa kebersamaan dan hak yang sama, anak anda akan menyadari posisinya ketika berada di ruang publik. Ajari anak anda untuk bergerak ke sisi kiri atau kakan, ketika orang lain tampak tergesa-gesa. Jangan dihalangi.

Baca juga : Hai Ayah dan Bunda, Inilah 10 Cara Mudah Menjadi Orang Tua Hebat

Tunjukkan Cara menghormati kepada orang tua

Orang tua sunda sering mengatakan, “pamali, jangan begitu sama orang tua.” Sesungguhnya perkataan tersebut wujud pembelajaran untuk menghormati orang tua. Ajarkan mereka berkata dan bersikap dengan baik dengan orang tua, seperti kepa kakek, tante atau guru sekolah. Cara sederhana mengajarkan anak untuk menghormati orang tua dengan cara segera mengucapkan salam dan bersalaman. Cara lainnya ketika makan Bersama, ajarkan anak anda untuk mendahulukan orang tua mengambil nasi, sebelum dirinya sendiri.

Pelajari dan ingat nama orang lain

Ketika pulang sekolah, anak sering bercerita senang sekali bermain sama temannya. Tetapi, tidak hafal namanya. Padahal, menurut banyak psikolog, orang senang sekali mendengar nama mereka dipanggil oleh temannya dan diucapkan dengan benar. Jangan sampai menyebut nama alias atau berbau ejeken. Catanya bisa memberi contoh menyuruh anak anda menghapal nama orang tuanya sendiri. Nama Ayahmu siapa? Nama Ayahku Widodo. Ucapkan dengan jelas dan yakinkan jangan takut menyebutkan nama orang tua sendiri. Hingga, anak anda akan belajar untuk menghapal nama teman-temannya. “Tadi ya ayah, aku bermain Bersama Dion dan Bian. Mereka baik loh,” rasanya menyenangkan kalau anak bermain dan sudah mengenal nama temannya.

Jadilah tamu yang baik

Anak anda mungkin sering berkunjung Bersama anda ke rumah saudara atau rumah tetangga. Lalu, anak tiba-tiba mengambil begitu saja mainan anak dari “tuan rumah” yang anda kunjungi. Meski, mereka masih anak-anak, ajarkan mereka untuk meminta ijin ketika meminjam mainan. Oh ya, sebelumnyajangan lupa ajarkan mengucapkan salam ketika mau memasuki rumah orang lain. Anak juga bisa diajarkan untuk menghargai tuan rumah dengan memakan kue yang diberikan padanya.

Anak yang belajar bersikap sopan akan membuat mereka menyadari untuk menghormati orang lain. Anak-anak akan lebih menghargai orang yang berada si sekitarnya. Sikap sopan dapat mengajari seseorang untuk berbuat secara sadar dalam bertingkah laku. Anak dapat mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan dan dihindari untuk dilakukan.

 

sumber : http://www.parenting.com

Tips Bagi Ayah Sibuk Agar Bisa Menjaga Hubungan Hangat dengan Anak Anda

Anak-anak tidak jarang meminta ayahnya untuk membacakan cerita, dan memainkan permainan favoritnya. Lalu, ayah merasa begitu sibuknya sehingga enggan bermain dengan anak sendiri. Ketika pulang dari kantor pun, anak merengek-rengek agar ayah mau bermain dengannya. Tetapi, anda sudah kehabisan tenaga untuk anak anda, bahkan seuntai senyum pun tidak terlihat dari mulut sang ayah.

Anak juga membutuhkan ayahnya dan mereka tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Tetapi ketika tak tersisa waktu untuknya, anak mungkin akan menyadari kalau ayahnya begitu sibuk dengan dunianya sendiri. Lama kelamaan bisa jadi, anak anda enggak bermain dengan anda.

Setiap ayah dalam peran sebagai orang tua membutuhkan hubungan yang hangat dengan anak. Wahai ayah, perhatikanlah apa yang diinginkan anak anda dan mungkin tips ini cukup manjur untuk menjaga hubungan yang hangat dengan anak anda.

It’is love

Jangan pernah merespons dengan cara yang negatif

“Tapi aku ingin bermain sama Ayah!” Anak memintanya dengan cara menjerit. Ayah sering menolaknya, tetapi terus menyanggah keinginan anak akan berperngaruh secara emosional kepada dirinya. Selalu menolak anak, akan membuat, hubungan ayah dan anak semakin buruk. Pikirkanlah apa yang dirasakan anak, sisakan sedikit waktu, misalnya bermain lego Bersama. Anak akan merasa senang, ketika ayah menyediakan waktu untuknya.

Bereaksi dengan empati

Anda mungkin tidak menyukai apa yang anak Anda minta. Ketika anak mengatakan ingin bermain bersama ayah. Maka, jelaskan dengan lembut dan penuh kasih sayang bahwa ayah belum bisa bermain dengannya. Anak akan mendengarnya, asalkan ingat wahai ayah berikan waktu untuknya pada lain hari.

Baca juga : Empati: Cara Mengajarkan Anak-anak untuk Menilai Orang Lain

Pastikan ayah memiliki waktu seimbang antara pekerjaan dan kesenangan

Ayah juga bisa kok menjadi kawan yang asyik berbelanja bersama anak, membuatkan makanan, bahkan menyikat giginya. Anak akan senang sekali ketika ayah menyempatkan waktu Bersamanya. Ayaolah ayah, jangan berkerja terus. Bagi waktu anda dengan anak-anak. Perhatikanlah, seiring waktu berjalan dan anak semakin dewasa, bisa saja anak yang tidak mempunya waktu untuk anda.

Membuat jadwal teratur bermain dengan anda

Kalau ayah bisa membagi waktu untuk pekerjaannya, tentu saja sangat mudah memberikan detik demi detik Bersama anak. Sediakan waktu dan buatlah jadwal bermain Bersama anak. Ayah bisa membicarakannya dengan anak dan menyepakati bersama, ada waktu bermain dengan anak dan adakalanya harus melakukan pekerjaan. Anak akan mengerti dengan kondisi ayahnya.

Yang terpenting, fokuskan pada cinta dan rasa sayang pada anak anda.

Betapa pun sibuknya anda, jangan lupa memberikan perhatian pada anak anda, berikan perhatian, bermain Bersama, dan tunjukkan kalau Ayah juga mencintainya. Tak ada salahnya juga, ayah mengatakan, “aku menyayangimu nak.” Anak mengetahui perasaan yang ditunjukkan ayahnya. Dia akan mengingatnya hingga dewasa kelak,seiring waktu yang terus berlalu.

Jadi ayah rasa empati kepada anak anda akan membuat mereka merasa senang. Apalagi memberikan waktu yang seimbang antara pekerjaan dan bermain dengan anak. Rasa cinta akan terus tumbuh Bersama mereka hingga anak menjadi dewasa. Anak akan mengingat kalau ada ayah yang selalu menjaga hubungan yang hangat bersama dirinya.

4 Tips Agar Anak Bisa Mengelola Emosi Mereka

Banyak anak-anak mengalami kesulitan mengontrol emosi mereka. Orang tua dapat membantu anak-anak untuk membicarakan perasaan mereka, meluangkan waktu, dan mengajari anak-anak bagaimana mengelola emosi mereka. Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh kalau anak dapat mengendalikan emosinya. Berikut ini adalah 8 tip yang bisa membantu Ayah dan Bunda mengajari anak Anda bagaimana mengendalikan emosinya.

Membicarakan Bersama tentang perasaan anak. Pastikan anak-anak memahami semua jenis emosi yang dapat dirasakannya. Bicaralah tentang jenis perilaku dan ekspresi yang mungkin timbul dari emosi yang berbeda. Misalnya beda dari marah, tangis, dan tawa. Selain itu, saat dia mengekspresikan emosi yang berbeda, bicarakan mengapa dia merasakan hal tersebut dan menunjukkan perilaku tertentu. Katakan kepada anak, kalau mereka menangis memang bisa menunjukkan perasaan sedih dan juga amarah mereka. Tetapi kalau dilakukan dalam waktu yang lama dan tidak dibicarakan dapat mengganggu orang lain. Ajak anak berbicara tentang kenapa mereka menangis atau pun sebaliknya ketika bahagia.

Mampu mengenali perasaan orang lain. Anak-anak juga perlu mengetahui bagaimana cara membaca perasaan orang lain. Apabila bisa membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh orang lain, anak-anak dapat mengenali perasaan dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana berinteraksi dengan orang lain. Hal ini pada gilirannya dapat membantunya membangun hubungan yang yang lebih bermanfaat dan lebih baik dengan orang lain. Ketika orang lain senang ataupun bersedih, anak bisa membantu orang lain dengan menanggapi dengan cara semestinya.

Baca juga : Empati: Cara Mengajarkan Anak-anak untuk Menilai Orang Lain

Identifikasi strategi penanggulangan. Bantu anak mengidentifikasi strategi penanggulangan yang berbeda untuk mengontrol emosi. Anak Anda harus tahu bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengontrol emosi. Anak harus diajari bagaimana menangulangi emosinya sendiri dan juga orang lain. Beberapa saran strategi penanggulangan yang mungkin berguna bagi anak, misal: mendengarkan musik, menggambar, pergi ke daerah yang sepi, meremas boneka, minum segelas air dingin, dan lain-lain.

Pujilah anak yang bisa mengelola emosi mereka. Bila anak dapat memegang kendali, berikan pujian kepada mereka. Anak mungkin senang menerima pujian yang pantas ketika berhasil mengatasi situasi yang menyebalkan dan telah menguras emosi mereka.

Anak harus diajak berlatih dan berbicara tentang berbagai situasi, agar bisa mengontrol emosi mereka. Hal ini bisa membantu anak bersiap menghadapi emosi yang tak terkontrol di masa depan, terutama ketika anda tak ada di sisinya. Cobalah untuk membiarkan anak secara mandiri untuk mengelola emosi mereka dalam dalam situasi yang berbeda, sebelum orang tua menawarkan bantuan dan bimbingan. Mereka  akan mampu menjaga emosi mereka secara mandiri dan akan dipakai hingga dewasa kelak.

Sumber : http://nspt4kids.com