Tips Ayah

6 Nilai Kasih Sayang Ayah dan Anak

Ayah dan anak memiliki hubungan yang istimewa dan sering begitu akrab serta saling bertentangan. Ayah suka mengatur anak dan anak melawan kehendak orang tua. Bagaimana cara menjaga hubungan agar tetap akur, coba ikuti tips menciptakan dan membangun hubungan ayah-anak berikut ini.

Anak Dipengaruhi Ayah mereka

Anak belajar menjadi seorang laki-laki terutama memperhatikan sang ayah. Bagaimana ayah menasehati, marah, dan berbicara akan menjadi contoh bagi anak. Ayah mempengaruhi perkembangan pribadi anak.

Anak akan belajar lebih dalam lagi ketika melihat ayahnya berinteraksi dengan ibunya. Ia mengenal tentang rasa hormat, bagaimana pria dan wanita berinteraksi dan bagaimana pria harus menghadapi konflik dan perbedaan. Anak akan belajar dari ayah!

pixabay.com

Bermain Bersama Anak

Jangan ragu bermain Bersama anak anak. Bermainlah dari kecil Bersama anak anda, ketika beranjak remaja dan dewasa jangan membuat jarak, kelak mereka akan terus merasa dekat. Seperti cinta ibu, anak akan mengerti betapa perhatiannya ayah terhadap dirinya.

Cinta dan perhatian adalah rasa yang akan diterima anak. Ajak anak bermain ke banyak tempat, seperti ke pantai, gunung, atau arena bermain di mall sekalipun. Mengajak bermain Bersama, anak akan merasa aman dan mengenal tentang perhatian ayah.

Ikutilah Kegiatan Anak dari Sekolah

Ada banyak kegiatan sekolah seolah hanya melibatkan ibu. Padahal, tak ada salahnya, ayah juga terlibat dalam kegiatan mereka. Misalnya, ikut kegiatan liburan sekolah, datang ke acara pentas seni anak. Tidak ada salahnya, Ayah ikut nimbrung kegiatan dan menunggu anak pulang sekolah.

Anak akan merasa memiliki waktu yang lebih lama Bersama ayah. Ayah tidak hanya dikenal orang yang serba sibuk. Anak akan mengenal ayah sebagai teman di rumah, sekolah dan di mana saja.

Berbicaralah Ayah Bersama Anakmu

Sempatkan berbicara Bersama anak, ayah jangan sibuk dengan kegiatannya sendiri. Anak tentu butuh teman bicara dan tidak harus selalu dari ibu. Ayah juga harus menjadi tempat bercerita, berbagi pengalaman, dan bisa juga menjadi tempat curahan hati anak laki-laki anak.

Agar tidak canggung, ayah harus memulai menjadi teman bercerita. Ayah mengikuti masa remaja mereka, dan dewasa kelak. Anak akan tetap mengingat ayah sebagai sosok yang perhatian.

Jangan Takut Berbicara Tentang Seks Bersama Anak

Anak tetap butuh belajar tentang seksualitas. Seiring pertumbuhan mereka, anak akan mulai belajar area seks  hingga mengenal rasa suka  terhadap lawan jenis. Dari mata turun ke hati, dan mulai coba-coba sentuh-menyentuh tubuh lawan jenis.

Luangkan waktu untuk mengajari anak-anak Anda tentang seks dan hubungan. Anak laki-laki akan mengembangkan sikap yang lebih baik tentang seks dan cara berhadapan dengan perempuan nantinya. Anak akan belajar banyak tentang seks dari bebagai media, dari teman, dan entah dari mana saja. Ayah bisa berperan bagaimana tentang belajar seks yang aman kepada anak.

Belajar Tentang Nilai Positif

Anak tidak akan senang dinilai negatif oleh orang tuanya. Anak bodoh, anak durhaka, dan berbagai caci maki akan mempengaruhi keperibadian anak. Sebagai ayah berlaku positif kepada anak dan sering puji prestasi mereka.

Kalau anak berbuat salah, beri nasihat dan bicarakan dengan baik. Ayah harus menciptakan cara-cara positif dalam kehidupan anak sehari-hari

pixabay.com

Mari Ayah, perkuat hubunganmu dengan anak laki-lakumu. Ayah bisa menghabiskan waktu bersama dan berbicara tentang pelajaran hidup. Ayah menjadi pendengar yang baik, tetap menjalin hubungan yang baik Bersama anak. Mudah-mudahan anak akan membalas kasih ayah suatu hari kelak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *