6 Sikap Sopan yang Dapat Diajarkan Kepada Anak

Sebagai Ayah dan ibu, kita harus mengajari anak-anak kita untuk mengatakan “tolong” dan “terima kasih,” untuk menunjukkan cara bersikap sopan kepada orang lain. Belajar sopan santun akan membantu anak-anak berlaku hormat dan menjaga perasaan orang lain. Mereka bukan hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, perilaku sopan tersebut akan membuat anak-anak terus membawa sikap tersebut seumur hidup dengan keluarga, teman dan rekan kerja. Selain mengucapkan tolong dan terima kasih, ada beberapa hal lain yang dapat anda ajarkan kepada anak anda.

Ajarkan anak berdiri untuk menunjukkan rasa hormat

Ketika ada orang yang datang, sedangkan anak anda sedang asyik bermain sambil duduk. Maka, ajarilah mereka segera berdiri. Sikap berdiri tersebut untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain yang menghampiri kita. Ingatkan anak untuk berdiri ketika berhadapan dengan orang dewasa. Ayah dan bunda harus mencontohkannya, agar mereka mengerti bagaimana melakukannya.

pixabay

Menghormati orang lain yang berjalan di trotoar

Pernah enggak mengalami kondisi ketika anda berjalan di trotoar, tetapi anak-anak hirau dengan keberadaan anda sebagai pejalan kaki? Anak-anak harud diajarkan kalau trotoar milik Bersama sesama pejalan kaki. Ingatkan mereka jangan menghalangi orang lain yang berjalan di belakangnya. Hal ini mungkin tampak sepele, tetapi ketahuilah perilaku ini mampu menuntun anda untuk menghormati orang lain di ruang publik. Rasa kebersamaan dan hak yang sama, anak anda akan menyadari posisinya ketika berada di ruang publik. Ajari anak anda untuk bergerak ke sisi kiri atau kakan, ketika orang lain tampak tergesa-gesa. Jangan dihalangi.

Baca juga : Hai Ayah dan Bunda, Inilah 10 Cara Mudah Menjadi Orang Tua Hebat

Tunjukkan Cara menghormati kepada orang tua

Orang tua sunda sering mengatakan, “pamali, jangan begitu sama orang tua.” Sesungguhnya perkataan tersebut wujud pembelajaran untuk menghormati orang tua. Ajarkan mereka berkata dan bersikap dengan baik dengan orang tua, seperti kepa kakek, tante atau guru sekolah. Cara sederhana mengajarkan anak untuk menghormati orang tua dengan cara segera mengucapkan salam dan bersalaman. Cara lainnya ketika makan Bersama, ajarkan anak anda untuk mendahulukan orang tua mengambil nasi, sebelum dirinya sendiri.

Pelajari dan ingat nama orang lain

Ketika pulang sekolah, anak sering bercerita senang sekali bermain sama temannya. Tetapi, tidak hafal namanya. Padahal, menurut banyak psikolog, orang senang sekali mendengar nama mereka dipanggil oleh temannya dan diucapkan dengan benar. Jangan sampai menyebut nama alias atau berbau ejeken. Catanya bisa memberi contoh menyuruh anak anda menghapal nama orang tuanya sendiri. Nama Ayahmu siapa? Nama Ayahku Widodo. Ucapkan dengan jelas dan yakinkan jangan takut menyebutkan nama orang tua sendiri. Hingga, anak anda akan belajar untuk menghapal nama teman-temannya. “Tadi ya ayah, aku bermain Bersama Dion dan Bian. Mereka baik loh,” rasanya menyenangkan kalau anak bermain dan sudah mengenal nama temannya.

Jadilah tamu yang baik

Anak anda mungkin sering berkunjung Bersama anda ke rumah saudara atau rumah tetangga. Lalu, anak tiba-tiba mengambil begitu saja mainan anak dari “tuan rumah” yang anda kunjungi. Meski, mereka masih anak-anak, ajarkan mereka untuk meminta ijin ketika meminjam mainan. Oh ya, sebelumnyajangan lupa ajarkan mengucapkan salam ketika mau memasuki rumah orang lain. Anak juga bisa diajarkan untuk menghargai tuan rumah dengan memakan kue yang diberikan padanya.

Anak yang belajar bersikap sopan akan membuat mereka menyadari untuk menghormati orang lain. Anak-anak akan lebih menghargai orang yang berada si sekitarnya. Sikap sopan dapat mengajari seseorang untuk berbuat secara sadar dalam bertingkah laku. Anak dapat mengetahui apa yang sebaiknya dilakukan dan dihindari untuk dilakukan.

 

sumber : http://www.parenting.com

14 thoughts on “6 Sikap Sopan yang Dapat Diajarkan Kepada Anak

  1. Wah tulisannya berguna banget nih buat anak-anak sekarang. Kalau zaman saya masih ada pelajaran PMP dan tata krama jadi masih dikasih ilmunya, kalau sekarang mungkin udah susah dapat pembelajaran yang kayak gini kecuali dari tulisan blog.

  2. Salam kenal 🙂
    Aku bookmark ya blogpostnya, buat bahan ngobrol sama bapake. Kalau kurasa, makin hari hal-hal kecil tentang adab seperti ini makin tergerus, terkadang perlu tulisan pengingat seperti ini. TFS

  3. Terima kasih sharenya bapak, mungkin saya termasuk ibu yang jarang menasehati tentang hal2 seperti ini secara detil. Paling cuma mengingatkan : sama orang tua harus hormat dan ga boleh membantah, atau hal2 umum saja, hehe..

    Jarang ya ada ayah yang kasih tips melalui blog, tapi ini keren loh.. 🙂

    1. Terima kasih ibu. Hehehe. coba deh ajak ayahnya juga manesehati. anak pasti dengar dan menjadi lebih dekat sama kedua orang tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *