Tips Bagi Ayah Sibuk Agar Bisa Menjaga Hubungan Hangat dengan Anak Anda

Anak-anak tidak jarang meminta ayahnya untuk membacakan cerita, dan memainkan permainan favoritnya. Lalu, ayah merasa begitu sibuknya sehingga enggan bermain dengan anak sendiri. Ketika pulang dari kantor pun, anak merengek-rengek agar ayah mau bermain dengannya. Tetapi, anda sudah kehabisan tenaga untuk anak anda, bahkan seuntai senyum pun tidak terlihat dari mulut sang ayah.

Anak juga membutuhkan ayahnya dan mereka tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Tetapi ketika tak tersisa waktu untuknya, anak mungkin akan menyadari kalau ayahnya begitu sibuk dengan dunianya sendiri. Lama kelamaan bisa jadi, anak anda enggak bermain dengan anda.

Setiap ayah dalam peran sebagai orang tua membutuhkan hubungan yang hangat dengan anak. Wahai ayah, perhatikanlah apa yang diinginkan anak anda dan mungkin tips ini cukup manjur untuk menjaga hubungan yang hangat dengan anak anda.

It’is love

Jangan pernah merespons dengan cara yang negatif

“Tapi aku ingin bermain sama Ayah!” Anak memintanya dengan cara menjerit. Ayah sering menolaknya, tetapi terus menyanggah keinginan anak akan berperngaruh secara emosional kepada dirinya. Selalu menolak anak, akan membuat, hubungan ayah dan anak semakin buruk. Pikirkanlah apa yang dirasakan anak, sisakan sedikit waktu, misalnya bermain lego Bersama. Anak akan merasa senang, ketika ayah menyediakan waktu untuknya.

Bereaksi dengan empati

Anda mungkin tidak menyukai apa yang anak Anda minta. Ketika anak mengatakan ingin bermain bersama ayah. Maka, jelaskan dengan lembut dan penuh kasih sayang bahwa ayah belum bisa bermain dengannya. Anak akan mendengarnya, asalkan ingat wahai ayah berikan waktu untuknya pada lain hari.

Baca juga : Empati: Cara Mengajarkan Anak-anak untuk Menilai Orang Lain

Pastikan ayah memiliki waktu seimbang antara pekerjaan dan kesenangan

Ayah juga bisa kok menjadi kawan yang asyik berbelanja bersama anak, membuatkan makanan, bahkan menyikat giginya. Anak akan senang sekali ketika ayah menyempatkan waktu Bersamanya. Ayaolah ayah, jangan berkerja terus. Bagi waktu anda dengan anak-anak. Perhatikanlah, seiring waktu berjalan dan anak semakin dewasa, bisa saja anak yang tidak mempunya waktu untuk anda.

Membuat jadwal teratur bermain dengan anda

Kalau ayah bisa membagi waktu untuk pekerjaannya, tentu saja sangat mudah memberikan detik demi detik Bersama anak. Sediakan waktu dan buatlah jadwal bermain Bersama anak. Ayah bisa membicarakannya dengan anak dan menyepakati bersama, ada waktu bermain dengan anak dan adakalanya harus melakukan pekerjaan. Anak akan mengerti dengan kondisi ayahnya.

Yang terpenting, fokuskan pada cinta dan rasa sayang pada anak anda.

Betapa pun sibuknya anda, jangan lupa memberikan perhatian pada anak anda, berikan perhatian, bermain Bersama, dan tunjukkan kalau Ayah juga mencintainya. Tak ada salahnya juga, ayah mengatakan, “aku menyayangimu nak.” Anak mengetahui perasaan yang ditunjukkan ayahnya. Dia akan mengingatnya hingga dewasa kelak,seiring waktu yang terus berlalu.

Jadi ayah rasa empati kepada anak anda akan membuat mereka merasa senang. Apalagi memberikan waktu yang seimbang antara pekerjaan dan bermain dengan anak. Rasa cinta akan terus tumbuh Bersama mereka hingga anak menjadi dewasa. Anak akan mengingat kalau ada ayah yang selalu menjaga hubungan yang hangat bersama dirinya.

13 thoughts on “Tips Bagi Ayah Sibuk Agar Bisa Menjaga Hubungan Hangat dengan Anak Anda

  1. bekal banget ini. hihihi.. kebayang repotnya jadi ayah nanti….. mengatasi masalah sendiri, masalah istri, masalah anak2, masalah keluarga… hem…. kebayang kalo pahala orangtua tuh gede kalo bisa ngedidik keluarga dengan baik.

  2. Biar bagaimana pun anak butuh kehadiran kedua orangtuanya. Bukan cuma peran ibu saja yang penting. Aku terus terang suka sedih ketika melihat seorang bapak di akhir pekan lebih memilih meluangkan waktu untuk kumpul sama teman-temannya dibanding keluarganya. Kapan waktu kebersamaan dia dan anak-anaknya?

    1. ajaklah ayah berbicara dan katakan kalau anak membutuhkan ayah untuk bermain di rumah. Bicarakan baik-baik dan ketika ayah sedang bersantai

  3. Wah keren nih, biasanya yang jadi blogger parenting itu para ibu. Ini ada ayah blogger.

    Malahan secara bahasa, ayah blogger itu orang tuanya blogger yg dimiliki google itu tuh. jadinya lebih keren daripada google itu sendiri, hehe…

    Salam kenal dari Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *