Keluarga, Uncategorized

Perceraian Bagi Anak Anda, Ayah Harus Mengetahuinya

Wahai Ayah, bagaimana pun perceraian merupakan risiko dari sebuah pernikahan, termasuk kepada anak anda. Ayah tentu tidak mau berpisah dari belahan hatinya. “Aku cinta kamu sehidup-semati,” kenyataannya masih hidup sudah berpisah. Cinta sampai mati pun hanya sebuah rencana seujung kuku. Perjalanan cinta suami dan istri tiada yang bisa memastikannya.

Ketahuilah Ayah, anak menjadi orang yang tersakiti karena perpisahan ayah dan ibunya. Jadikan anak menjadi prioritas yang dipikirkan dari dampak perceraian. Ayah, bisakah tetap menjadi orang tua yang baik setelah berpisah? Ada beberapa hal yang mungkin ayah lakukan kepada anak setelah terjadi perceraian.

Mantan istri pernah menjadi perempuan terbaik dalam hidup anda

Jangan membicarakan keburukan tentang mantan istri kepada anak anda. Bagaimana pun dia tetap ibu dari anak-anak anda. Tiada mantan ayah dan mantan ibu. Anak tetap memiliki cinta satu arah, yaitu cinta kedua orang tuanya. Anak tentu akan sulit jika disuruh memilih antara ayah dan ibunya.

Jaga hubungan baik dengan mantan istri demi anak-anak anda. Ketahuilah Ayah, sekali kejelekan sikap ibu dibicarakan, maka anak akan merasakan lukanya. Bagaimana pun sisi cinta anak kepada ibu tidak akan bisa dilupakan sepanjang hayatnya.

Tetaplah menjadi orang yang diandalkan bagi anak-anak

Berpisah. Pixabay.com
Berpisah. Pixabay.com

Selama hidup bersama dalam kebahagian pernikahan, Ayah dan Ibu menjadi orang yang sangat diandalkan. Wahai Ayah tetaplah menjadi laki-laki yang tetap berada dalam kehidupan anak-anak. Meski, hak asuh jatuh pada mantan istri anda. Ayah dapatmembuat anak terus bahagia dan terus tertawa bersama anak-anak.

Perceraian akan menimbulkan luka, Jangan perburuk hubungan dengan mantan istri dan anak-anak

Jujurlah kepada anak-anak bahwa telah terjadi perpisahan dari kedua orang tua. Mantan istri tetap meninggalkan rasa cinta kepada anak-anak. Ayah sebaiknya mengetahui kalau perceraian tidak merusak hubungan antara ibu dan anak. Katakanlah kalau ibu dan ayah tetap orang terbaik bagi anak-anak anda.

Tetaplah Bersikap Dewasa

Cinta anak setelah perceraian. Pixabay.com
Cinta anak setelah perceraian. Pixabay.com

Pernikahan dilaksanakan dengan kesadaran penuh antara pihak perempuan dan laki-laki. Jangan sampai emosi memperburuk hubungan kedua belah pihak. Ketahuilah Ayah, perceraian dengan istri anda bukan berarti menjauhkannya dari anak-anak. Tetaplah bersikap dewasa. Anak akan mengetahui kenapa kedua orang tuanya berpisah. Mereka akan bertanya kenapa salah satu dari anda tidak pernah berada di rumah lagi

Baca Juga : Rahasia Dari Ayah, Ibu Kok Enggak Tahu

Amarah hanya akan memperburuk situasi setelah perceraian telah terjadi. Biarkanlah kedua anak tetap memiliki waktu bersama kedua orang tua. Anak tidak akan memutuskan cintanya dari ayah dan ibu.

Tidak perlu terlalu mengikuti saran dari buku parenting tentang kehidupan pasca perceraian

Setelah perceraian, kehidupan tentu akan berubah. Bahkan, sikap anak bisa saja berubah 180 derajat kepada kedua orang tuanya. Ayah mungkin kebingungan menghadapi kehidupan pasca perceraian. Lalu sibuk mencari saran dari buku tentang kehidupan pasca perceraian. Boleh saja sih Ayah mencari ilmu kehidupan pasca perceraian, tetapi tidak perlu terlalu mengikuti saran buku. Karena anda sendiri yang mengetahui bagaimana menghadapi masalah setelah perceraian. Tidak ada salahnya menghibur anak-anak dan mengajaknya berlibur ke tempat yang menarik.

Tetap bersikap empati kepada anak-anak

Anak-anak pasti mengalami kesedihan setelah terjadi perceraian. Maka, jangan kurangi empati kepada mereka. Ajaklah anak berbicara tentang perasaan mereka. Ayah harus tetap menjadi teman yang baik bagi anak-anak dan mengertilah perasaan mereka.

Wahai Ayah, anak bukanlah senjata untuk membunuh kehidupan bahagia setelah percerain. Jangan jadikan mereka mata-mata dan perantara untuk memperkeruh hubungan dengan mantan istri. Lakukanlah sebaliknya, sadarilah kehidupan terus berjalan. Tidak ada ibu dan ayah yang buruk dan hindari pernyataan seperti itu.

Tetap cintai anak-anak anda. Karena cinta anak-anak akan lebih besar dari rasa bencimu kepada mantan istri. Tetap jaga hubungan baik setelah perceraian. Anak adalah malaikat tak bersayap yang akan mencintai seumur hidup anda, meski Ayah dan Ibu mereka telah berpisah.

 

15 thoughts on “Perceraian Bagi Anak Anda, Ayah Harus Mengetahuinya

  1. gie mengalaminya sendiri, sampai sekarang hampir nggak pernah ketemu sama ayah 😀 sepanjang hidup gie bisa dihitung berapa kali bertemu, kadang mereka memiliki ‘keegoisan’ tersendiri dan membuat ‘malu’ bertemu dengan anaknya.

    Padahal sebagai anak dan sudah dewasa berusaha memahami dan mengerti alasan orang tua berpisah. Mungkin faktor ayah yang menjauh bisa menjadikan pribadi anak ‘keras’ atau bahakan ‘antipati’ pada ayahnya sendiri. Berusaha mengalah dan menekan ego, tapi sepertinya harus lebih bersabar karena beliau masih memili ego yang besar.

    *curcol

  2. Barusan kemarin seorang teman yang bercerai curhat bahwa dia sedih mendengar anak perempuannya yang masih kelas 2SD berkata, “Aku benci ayah. Ayah cuma sayang sama aku, tapi ga sayang sama Ibu”.. Jadi speechless.
    Trims sharingnya. Menjadi reminder agar kita selalu menjaga keutuhan keluarga kita selamanya..

  3. Saya sebagai anak dari orang tua yang bercerai cukup merasakan dampaknya, sesuai yang ada di tulisan ini.

    BTW, sudah beberapa orang belakangan ini bercerita bahwa mereka sudah berhenti membaca buku parenting karena banyak yang terlalu ideal sehingga jauh dari kehidupan nyata.

  4. Akupun memiliki orgtua yg bercerai, dulu pasca awal2 mereka baru bercerai dampaknya luar biasa buat aku, sampai sekrang pun masih berbekas.. Tp aku memiliki banyak pengalaman dari mereka, aku banyak belajar dr mereka yg berpisah.. Syukur alhamdulillah ayahku selalu menomor satukan anak2nya 🙂

  5. Walau bukan berasal dari keluarga broken home tapi banyak teman-temanku yang orangtuanya bercerai. Yang banyak dialami sama mereka justru jarang atau sulit ketemu sama satu pihak, biasanya sih pihak ayah. Selain itu, kadang ayah mereka pun udah putus kasih nafkah pas mereka masih sekolah atau butuh uang. Itu juga yang bikin jurang perpisahan semakin lebar.

  6. Terkadang mendengar cerita cerai gitu suka sedih. Semoga nggak ada perceraian lagi. Yang bikin kasihan itu anak. Apalagi cerai disaat masih kecil…

    Betul kata mas Djangkaru Bumi tuh, kalau anak nggak ada mantan anak, sampai kapanpun akan jadi anak.

  7. Jangan sampai ada perceraian, karena anak-anak akan terluka. Sepupu saya menjadi anak korban perceraian, dia selalu bertanya, kenapa ibu dan ayah berpisah, apa karena aku, duuh nyesek dengernya. Tapi untungnya sekarang dah paham. Boarpun butuh waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *